Showing posts with label tutorial ms.excel lengkap. Show all posts
Showing posts with label tutorial ms.excel lengkap. Show all posts

Wednesday, October 14, 2015

Rumus ms.excel yang sering di gunakan dalam dunia kerja

RUMUS MS.EXCEL LENGKAP


     Selamat datang di Surya Tutorialku. Dalam tutorial kali ini saya akan membahas tentang fungsi rumus ms.excel. Setelah bisa menuliskan rumus ms.excel dengan benar, sekarang kita coba bahas rumus ms.excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran. Ok, langsung saja ke pembahasan. Berikut adalah rumus-rumusnya :

ms.excel


1. Fungsi Average

Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Cara penulisannya sebagai berikut :

  • =AVERAGE(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari range data C8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(C8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

2. Fungsi Sum

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Cara penulisannya sebagai berikut :

  • =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data C8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(C8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

3. Fungsi Max

Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Cara penulisannya sebagai berikut :

  • =MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya untuk mencari nilai maksimal dari range data C8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MAX(C8:G8) kemudian tekan tombol Enter.


4. Fungsi Min
Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Cara penulisannya sebagai berikut :

  • =MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data C8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(C8:G8) kemudian tekan tombol Enter.


5. Fungsi Count
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Cara penulisannya sebagai berikut :

  • =COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data C8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(C8:G8) kemudian tekan tombol Enter.


6. Fungsi Logika IF
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
  • = Sama dengan
  • < Lebih kecil dari
  • > Lebih besar dari
  • <= Lebih kecil atau sama dengan
  • >= Lebih besar atau sama dengan
  • <> Tidak sama dengan

Cara penulisannya sebagai berikut :

  • =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan.
Contoh sederhana logika IF : =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”BELUM KAWIN”)
Keterangan : jika kolom C3 sama dengan K, maka KAWIN, selain itu, BELUM KAWIN

Sekian tutorial dari Surya Tutorialku. Semoga bermanfaat bagi kawan-kawan semua. Jika ada yang ingin di tanyakan atau kurang jelas, silahkan komentar di bawah. Terimakasih.

Sunday, October 11, 2015

Membuat aplikasi pada ms.excel

RUMUS MS.EXCEL LENGKAP


     Selamat datang di Surya Tutorialku. Dalam tutorial kali ini saya akan membahas tentang membuat aplikasi pada ms.excel disini saya akan mencontohkan dengan membuat aplikasi "data penjualan perdana"beserta dengan langkah-langkahnya.


Berikut adalah langkah-langkah membuat program penjualan pada ms.excel

1. Anda buka terlebih dahulu ms.excel dan anda buat desain seperti pada gambar di bawah ini. Anda buka saja gambarnya agar jelas.


 2.Setelah anda membuatnya seperti gambar di atas, anda isikan rumus pada kolom NAMA BARANG sebagai berikut  =VLOOKUP(RIGHT(A4,1),$J$5:$K$7,2,0).
  • Karna dalam tabel kode ada 2 kategori sedangkan pada tabel VLOOKUP hanya ada 1 kode, maka kita ambil huruf depannya saja dari tabel penjualan . caranya gunakan fungsi rumus LEFT karna yang di ambil ada di sebelah kiri.
  • Keterangan dari  $J$5:$K$7,2,0). $J$5:$K$7 artinya blok dari kolom J5 sampai K7 pada tabel VLOOKUP. Kemudian kunci dengan F4 gunanya agar tidak terjadi eror. Sedangkan 2 artinya, baris tabel no 2 dari tabel  VLOOKUP dan 0 artinya selain yang di maksudkan dalam rumus tersebut hasilnya 0. Llihat gambar di bawah. Angka yang berwarna merah adalah nomor tabel yang di maksud.



  • Setelah anda mengisikan 1 rumus pada kolom nama barang, agar anda tidak mengetikan rumus lagi ke kolom yang di bawahnya, anda pakai cara TARIK saja. Cara menggunakan “tarik” anda klik pada tabel B4 kemudian anda tempatkan kursor ke pojok kanan bawah pada kolom tersebut. Kemudian anda tarik sampai ke kolom no 8. Maka rumus akan otomatis. Sebagai contoh lihat gambar di bawah ini.



 Sekarang kita gunakan tabel HLOOKUP untuk mengisi PRODUKSI dan HARGA

4. Isikan rumus pada kolom PRODUKSI sebagai berikut  =HLOOKUP(LEFT(A4,1),$B$11:$D$13,2,0).

  • Keterangan dari  $B$11:$D$13,2,0).$B$11:$D$13 artinya blok dari kolom B11 sampai D13 pada tabel HLOOKUP. Kemudian kunci dengan F4 gunanya agar tidak terjadi eror. Sedangkan 2 artinya, baris tabel no 2 dari tabel  HLOOKUP dan 0 artinya selain yang di maksudkan dalam rumus tersebut hasilnya 0.. Llihat gambar di bawah. Angka yang berwarna merah sebelah kanan adalah nomor tabel yang di maksud. Sama seperti cara di atas. agar cepat, anda gunakan cara tarik seperti cara yang udah di tunjukan di atas.


 5. Isikan rumus pada kolom HARGA sebagai berikut  =HLOOKUP(LEFT(A4,1),$B$11:$D$13,3,0).

  • Keterangan dari  $B$11:$D$13,3,0).$B$11:$D$13 artinya blok dari kolom B11 sampai D13 pada tabel HLOOKUP. Kemudian kunci dengan F4 gunanya agar tidak terjadi eror. Sedangkan 3 artinya, baris tabel no 3 dari tabel  HLOOKUP dan 0 artinya selain yang di maksudkan dalam rumus tersebut hasilnya 0.. Llihat gambar di atas. Angka yang berwarna merah sebelah kanan adalah nomor tabel yang di maksud. Sama seperti cara di atas. agar cepat, anda gunakan cara tarik seperti cara yang udah di tunjukan di atas.



6. Isikan rumus pada kolom TOTAL sebagai berikut  =D4*E4.

  • Keterangan dari  =D4*E4. D4 artinya blok dari tabel D4 sampai E4.
  • Sama seperti cara di atas. agar cepat, anda gunakan cara tarik seperti cara yang sudah di tunjukan di atas.


7. Isikan rumus pada kolom DISKON sebagai berikut  =IF(AND(E4>5,E4<10),F4*15%,IF(E4>10,F4*25%,0)).

  • Logikanya: jika tabel E4 lebih dari 5 dan tabel F4 kurang dari 10 maka total x 15%, jika tabel E4 lebih dari 10 maka total x 25%, selain itu 0.
  • Sama seperti cara di atas. agar cepat, anda gunakan cara tarik seperti cara yang sudah di tunjukan di atas.

8. Isikan rumus pada kolom BONUS sebagai berikut  =IF(E4>15,"PULSA Rp.10000",0).

  • Logikanya: jika tabel E4 lebih dari 15 maka dapat bonus pulsa sebesar Rp.10000, selain itu 0.
  • Sama seperti cara di atas. agar cepat, anda gunakan cara tarik seperti cara yang sudah di tunjukan di atas.


9. Setelah anda mengisikan semua rumus seperti di atas, maka tampilan hasilnya kurang lebih seperti
 berikut. Anda buka saja gambaranya agar jelas.





Sekian tutorial dari Surya Tutorialku yang membahas tentang “membuat aplikasi pada ms.excel”. Semoga bermanfaat . Jika ada yang ingin di tanyakan atau kurang jelas, silahkan komentar di bawah.